Mengapa Bahasa C, bukan Assembly

Pertanyaan ini sering muncul manakala banyak yang menanyakan kinerja antara kedua bahasa tersebut yakni bahasa C dan bahasa Assembly. Jika Anda melihat sintaks antara keduanya maka tentu beda, karena bahasa Assembly merupakan instruksi singkat dari bahasa mesin, sedang bahasa C merupakan bahasa level menengah yang mudah dimengerti oleh manusia.

 

Bahasa Assembly menyediakan kecepatan dan kendali maksium sebuah program, sedangkan C menyediakan portabilitas. Prosesor yang berbeda akan diprogram oleh bahasa Assembly yang berbeda. Selain itu, yang lebih merepotkan lagi Anda harus belajar arsitektur dari sebuah prosesor yang telah dipilih tersebut. Ini hal yang sangat tidak efektif. Salah satu keunggulan terbesar bahasa C adalah gabungan antara universal dan portabel di berbagai arsitektur komputer dengan tetap mempertahankan sebagian besar kontrol dari perangkat keras yang disediakan oleh bahasa Assembly.

Misalnya, program C dapat dikompilasi dan dijalankan pada 50g kalkulator HP (prosesor ARM), TI-89 kalkulator (68000 prosesor), smartphone Palm OS Cobalt (prosesor ARM), iMac asli (PowerPC), Arduino (Atmel AVR), dan Intel iMac (Intel core 2 Duo). Masing-masing perangkat memiliki bahasa assembly tersendiri yang benar-benar sesuai dengan bahasa assembly dari yang lain.


Who's Online

We have 43 guests and no members online